Studi Kasus: Implementasi Software Biz-A MES di Pabrik Bakso Karawaci

Software manufaktur untuk pabrik bakso

Bagaimana software pabrik bakso diimplementasi di pabrik yang menggunakan sistem make-to-order, BOM bertingkat, kapasitas mesin terbatas, dan lingkungan kerja ekstrem berhasil meningkatkan akurasi produksi & efisiensi PPIC?

Pendahuluan: Kenapa Pabrik Bakso Butuh MES?

Pabrik Bakso Sule menggunakan Biz-A MES
Pabrik Bakso Sule menggunakan Biz-A MES

PT Anugerah Citra Boga — produsen bakso merek Bakso Karawaci — memiliki tantangan produksi yang tidak dialami oleh kebanyakan pabrik lain. Walaupun skalanya menengah (±100 karyawan), karakteristik produksinya sangat kompleks:

  • Sistem make-to-order (SPK dibuat berdasarkan Sales Order harian)
  • Order mendadak sering masuk dan harus diprioritaskan
  • Banyak proses bertahap dan bertingkat (multi-layer BOM)
  • Kapasitas mesin terbatas
  • Lingkungan produksi basah, lembap, panas, dan berdebu
  • Operator bekerja dengan tangan basah, bertepung, lengket dengan adonan, sehingga tidak bisa menyentuh perangkat elektronik

Sebelumnya, pencatatan dilakukan di kertas, menggunakan group chat, dan input ke software lama sering “di-bypass” sehingga:

  • Data hasil produksi tidak akurat
  • PPIC sulit membuat penjadwalan
  • Banyak revisi mendadak menyebabkan kekacauan SPK
  • Waste sulit ditelusuri
  • Stock opname sering tidak cocok dengan sistem

Untuk mengatasi masalah tersebut, manajemen memutuskan menerapkan Biz-A MESsoftware MES yang memang dirancang khusus untuk kondisi pabrik Indonesia.

Tantangan Produksi di Pabrik Bakso Karawaci

Tantangan pertama: SPK sering berubah di tengah jalan
Tantangan pertama: SPK sering berubah di tengah jalan

Tantangan 1: Sistem Make-to-Order + Order Mendadak

Setiap hari, Sales Order berubah-ubah. PPIC membuat SPK berdasarkan order masuk, tetapi:

  • Order mendadak sering muncul jam 10–11 siang
  • SPK yang sudah jalan harus ditukar urutannya
  • Sistem sebelumnya tidak mendukung perubahan SPK yang sedang berjalan

Dampaknya:

  • Produksi bingung mana yang harus dikerjakan
  • Salah prioritas –> barang terlambat –> komplain pelanggan
  • Banyak SPK lama tertinggal dan tidak tercatat

Tantangan 2: Kapasitas Mesin Terbatas

Karena jumlah dan kapasitas mesin terbatas, PPIC harus pandai-pandai mengatur SPK yang mana yang harus dikerjakan dulu dan berapa banyak. Karena varian SKU (Stock Keeping Unit) yang sangat banyak, PPIC kesulitan untuk menghitung jumlah kebutuhan adonan untuk masing-masing jenis.

Dengan sistem ERP yang lama sangat tidak membantu dalam menangani situasi ini.

Tantangan 3: Multi-Layer BOM

Produksi bakso di pabrik ini terdiri dari beberapa lapisan:

Produk yang sama bisa menjadi SKU yang berbeda
Produk yang sama bisa menjadi SKU yang berbeda

BOM Level 1: Produk Jadi

  • Bakso bulat merek Karawaci
  • Bakso bulat merek A1
  • dsb-nya

Setiap SKU mempunyai ukuran, isi dan brand yang berbeda.

BOM Level 2: Bentuk Bakso

Satu adonan bisa jadi beragam bentuk bakso
Satu adonan bisa jadi beragam bentuk bakso
  • Bakso bulat
  • Bakso tenis
  • Bakso gepeng
  • Bakso isi telur
  • Bakso isi keju
  • dll

Masing-masing bentuk mempunyai jenis adonan yang berbeda

BOM Level 3: Dough (Adonan)

Beda bakso beda adonan
Beda bakso beda adonan
  • Adonan A
  • Adonan B
  • dll

BOM Level 4: Bahan Baku Campuran

  • Campuran daging (sapi/ayam/ikan)
  • Campuran tepung
  • Campuran bumbu

Setiap level BOM bisa divergen ke lebih dari 1 SPK. Oleh sebab itu, masing-masing level akan dibuatkan 1 SPK terpisah.

Tanpa sistem yang tepat:

  • Sulit melacak siapa yang melakukan apa di mana untuk SKU mana
  • Sulit menghitung pemakaian bahan baku secara akurat
  • Perhitungan penyusutan jadi tidak akurat

Dengan sistem ERP yang lama, pencatatan hanya dilakukan saat barang jadi terbentuk. Hal ini menyebabkan pencatatan bahan baku menjadi tidak akurat.

Tantangan 4: Lingkungan Produksi Ekstrem

Di area produksi:

  • Lantai basah
  • Uap panas tinggi
  • Debu tepung
  • Bau dan kelembapan tinggi
  • Air sering terciprat ke area kerja

Device biasa mudah rusak.

Tantangan 5: Operator Tidak Bisa Menyentuh Device

Lingkungan kerja operator yang tidak device friendly
Lingkungan kerja operator yang tidak device friendly

Tangan operator sering:

  • Basah
  • Dingin (karena memegang daging beku)
  • Berminyak
  • Lengket (daging / adonan)
  • Bertepung

Jadi:

  • Tidak bisa ketik
  • Tidak bisa scroll layar
  • Tidak bisa tekan tombol kecil

Karena itu, input ke sistem sebelumnya tidak dilakukan, dan produksi berjalan tanpa data real-time.

Solusi: Implementasi Software Pabrik Bakso

Biz-A MES dirancang sebagai software pabrik bakso sehingga cocok untuk lingkungan pabrik di Indonesia, terutama yang:

  • Sistemnya make-to-order
  • BOM bertingkat
  • Kapasitas mesin terbatas
  • Operator tidak bisa menyentuh device

Berikut solusi yang diterapkan di PT Anugerah Citra Boga.

Solusi 1: SPK Digital yang Fleksibel

SPK Digital di Layar TV
SPK Digital di Layar TV

Biz-A MES menyediakan:

  • SPK digital yang ditampilkan di layar besar yang ditempel di dinding setiap workcenter. Hal ini menghilangkan kertas SPK hilir mudik di lantai produksi. Operator tinggal lihat di layar apa saja yang harus dia kerjakan saat itu.
  • SPK dibuat oleh software pabrik bakso secara bertingkat sesuai dengan formula / BOM yang telah dibuat secara otomatis berdasarkan order yang sudah masuk. PPIC cukup menentukan sales order mana yang akan diproses, software pabrik bakso akan menghitung semua kebutuhan WIP hingga ke bahan baku.

yang paling membantu adalah: SPK bisa diubah meskipun sedang berjalan. Ketika ada order urgent, PPIC cukup buat ulang SPK baru dan menarik SPK lama. Maka Biz-A software pabrik bakso akan otomatis:

  • Menghentikan SPK lama
  • Mencatat progress
  • Memprioritaskan SPK baru
  • Menghindari kehilangan data
Scheduling Biz-A MES on the spot by kepala regu
Scheduling Biz-A MES on the spot by kepala regu

Solusi 2: Penjadwalan (Scheduling) Real-Time

Biz-A menyediakan fitur:

  • Penugasan per mesin sesuai dengan antrian SPK
  • Penyesuaian otomatis jika ada mesin yang rusak

Fitur yang disediakan oleh software pabrik bakso ini digunakan oleh mandor / kepala regu sehingga dia bisa:

  • Melihat kondisi real di lapangan
  • Mengubah jadwal produksi sesuai dengan kebutuhan
  • Semuanya dilakukan dengan tetap menjaga integritas data
Software pabrik bakso diintegrasikan dengan timbangan digital.
Biz-A MES integrated with digital scale

Solusi 3: Integrasi dengan Timbangan Digital

Meskipun kondisi yang tidak memungkinkan operator untuk mengoperasikan device, Biz-A MES dirancang sedemikian rupa sehingga data tetap bisa tercatat secara real time. Caranya adalah dengan mengintegrasikan software pabrik bakso Biz-A MES dengan timbangan digital.

Dengan demikian Alur material dari:

  • Gudang bahan baku (tepung / daging beku/ bumbu)
  • Adonan
  • Bakso yang berbentuk
  • Bakso yang sudah dikemas

Dapat dilacak dengan baik, sehingga:

  • Tidak ada salah potong stok
  • Tidak ada barang yang hilang

Solusi 4: Pencatatan Hasil Produksi Secara Realtime

Karena area produksi yang tidak terlalu luas, maka setiap hasil produksi selesai 1 kardus, segera akan dibawa ke gudang barang jadi. Operator gudang barang jadi akan segera input ke Biz-A software pabrik bakso. Setelah itu, sistem segera update pemakaian bahan baku mundur hingga ke adonan.

Hasil Implementasi Biz-A MES

Hasil yang diharapkan dicapai setelah menggunakan Biz-A MES adalah:

Akurasi Data Meningkat dari ±60% jadi 98%

Karena tidak ada lagi bypass.
Nomor urut otomatis.
SPK digital tidak mungkin hilang.

Lead Time Produksi Turun 22%

Karena bottleneck terlihat dan PPIC bisa prioritaskan SPK secara real-time.

Penyusutan/Waste Tercatat Secara Akurat

Karena semua bahan baku sudah ditimbang dengan akurat.

Tidak Ada Lagi SPK Hilang / Rusak

Karena:

  • Tidak ada kertas
  • Tidak ada print-printan
  • Semua digital

PPIC Lebih Tenang

Karena:

  • Order mendadak bisa masuk tanpa chaos
  • SPK bisa diubah kapan saja
  • Dashboard produksi bisa dimonitor secara real time.

Kesimpulan: Kenapa Pabrik Bakso Cocok Menggunakan Biz-A MES

PT Anugerah Citra Boga adalah contoh nyata bahwa MES modern harus:

  1. Fleksibel terhadap SPK yang berubah-ubah
  2. Bisa menangani BOM bertingkat untuk produk makanan
  3. Cocok untuk lingkungan keras (basah, lembap, panas)
  4. Bisa digunakan operator tanpa menyentuh device
  5. Memantau produksi dengan data real-time

Biz-A MES adalah solusi yang dirancang khusus untuk kondisi pabrik Indonesia, bukan copy-paste dari sistem pabrik luar negeri.

Pabrik lebih efisien setelah menggunakan Biz-A MES
Pabrik lebih efisien setelah menggunakan Biz-A MES

Jika Anda ingin pabrik makanan Anda lebih efisien, data lebih akurat, dan operator lebih disiplin tanpa mengubah proses besar-besaran…

Hubungi kami untuk demo Biz-A MES secara gratis.
Kami siap membantu Anda seperti kami membantu PT Anugerah Citra Boga.

Contact Imamatek
Contact Imamatek

Baca juga artikel kami yang lain: