Biz-A manufacturing Execution System
atau yang sering juga disebut sebagai software pabrik adalah sebuah software manufacturing yang mengelola, monitor & mengendalikan proses produksi secara realtime.
MES akan:
Pelajari lebih lanjut tentang konsep software manufaktur di artikel panduan lengkap kami.
Tujuan Menggunakan Manufacturing Execution System

Mengeksekusi perintah produksi dan aliran kerja di lantai produksi

Mencatat data secara real-time dari mesin, operator dan sensor

Memastikan kualitas, ketertelusuran (traceability) dan kepatuhan sebuah produk

Mengoptimalkan sumber daya, mengukur kinerja serta mengurangi waste

Mengapa harus Biz-A MES?
Biz-A MES sudah terbukti bisa digunakan oleh berbagai pabrik di Indonesia. Mulai dari Pabrik mobil, trafo, plastik, dan flavour sudah berhasil mengimplementasikan Biz-A MES di pabrik mereka.
Pabrik di Indonesia mempunyai karakteristik unik, misal:
- Schedule sering berubah-ubah
- Stealing merupakan praktek yang lazim terjadi
- Masih banyak pencatatan manual
- Kombinasi titik divergen dan konvergen (assembly point) menyebabkan pencatatan sangat sulit dilakukan.
- Kondisi lapangan yang sangat dinamis
- Sumber daya manusia yang rendah
Kondisi seperti ini yang menyebabkan banyak software-software pabrik gagal diimplementasi di pabrik-pabrik Indonesia.
Zero-Error Formula
Menggunakan jenis dan jumlah bahan baku persis sama sesuai dengan formula adalah kunci sukses sebuah proses produksi. Kesalahan sekecil apa pun di proses ini akan berakibat fatal. Reject, rework, kualitas turun, biaya meningkat, yang pada akhirnya akan menyebabkan profitabilitas menurun atau bahkan lebih parah, customer kecewa.
Biz-A MES mempunyai fitur Zero-Error Formula untuk memastikan bahan baku selalu sesuai formula, baik jenis maupun jumlahnya.

Material yang Tepat
Tanpa Biz-A MES, pabrik sangat mengandalkan ketelitian operator untuk mengambil material yang tepat. Salah sedikit, hasilnya akan sangat fatal. Dalam kebanyakan kasus, salah material akan menyebabkan tingkat reject yang tinggi yang akan berakibat naiknya biaya produksi dan turunya profit.
Biz-A MES akan memastikan material yang akan digunakan ke produksi adalah material yang sesuai dengan formula. Caranya dengan terintegrasi dengan barcode ataupun RFID scanner. Jadi operator tinggal scan-scan semua material yang akan digunakan. Cepat dan akurat. Tidak ada lagi salah ambil material.

Jumlah yang Tepat
Setelah mengambil material yang tepat, tugas operator selanjutnya adalah memastikan jumlah yang diambil sesuai dengan formula/BOM. Kesalahan di bagian ini mempunyai konsekuensi yang sama fatalnya dengan yang di atas.
Biz-A MES akan memastikan jumlah (berat atau volume) yang dibutuhkan persis sesuai dengan formula / BOM dengan cara terintegrasi dengan timbangan digital, flow meter, counter atau IoT lainnya. Hasilnya: proses penimbangan menjadi cepat dan akurat. Tidak perlu ada kertas untuk menghitung berapa kebutuhan material.
Zero Human Error
Proses pengambilan bahan baku baik jenis dan jumlah sangat mengandalkan ketelitian operator. Faktor human error sangat tinggi. Biz-A MES dengan fitur Zero-Error Formula akan meminimalisir bahkan menghilangkan faktor human error tersebut. Hasilnya:
Agile Scheduler
Pabrik-pabrik di Indonesia mempunyai karakteristik khusus, antara lain:
- Order sering berubah-ubah, bahkan saat SPK sudah terbit.
- Stealing juga merupakan hal yang lumrah.
- Jadwal produksi berubah karena ada order khusus yang diprioritaskan
- Operator bisa absen mendadak.
- Mesin down tiba-tiba
Semua hal tersebut akan menyebabkan jadwal produksi yang sudah dibuat oleh PPIC akan berantakan.

Biz-A MES menyediakan fitur Agile Scheduler. Fitur ini, yang terinspirasi dari pramugari SQ, dirancang khusus untuk pabrik Indonesia karena kondisi-kondisi di atas. Dengan Agile Scheduler, kepala regu yang telah diperlengkapi dengan tablet, bisa mengubah jadwal produksi sesuai dengan kondisi dan dinamika lantai produksi. Seketika itu juga, semua SPK di stasiun kerja terkait akan langsung dimuktahirkan.
Hasilnya:
Realtime Dashboard

Pabrik yang masih manual, di mana semua aktivitas di floor dicatat di sebuah kertas, lalu kertas tersebut diserahkan ke admin untuk diinput ke system (excel atau software akuntansi/ERP), mempunyai visibilitas yang rendah. Kondisi visibilitas pabrik yang rendah ini mengharuskan kepala pabrik untuk terus-menerus berada di floor untuk melihat langsung progress produksi. Selain hal ini melelahkan, juga tidak efisien. Belum lagi bila kondisi pabrik yang sangat luas atau bahkan berada di beberapa lokasi yang berbeda.
Dengan Biz-A MES, semua proses produksi bisa ditampilkan di dalam sebuah layar dashboard secara realtime. Data-data yang bisa ditampilkan antara lain:
Dengan dashboard, manajer produksi dan PPIC bisa melihat seluruh aktivitas pabrik hanya dari 1 layar. Hasilnya: keputusan untuk mengambil tindakan bisa cepat dilakukan.
Kunci Sukses Implementasi Biz-A MES
Banyak pabrik di Indonesia yang sudah invest banyak di software ERP namun gagal digunakan dan akhirnya semua investasi terbuang sia-sia. Hal ini disebabkan karena mereka belum menyadari bahwa Software ERP/akunting bukan software manufacture.
Biz-A MES dirancang khusus agar bisa digunakan oleh operator pabrik, sambil mereka bekerja, tanpa membebani mereka untuk input data.
Supaya Biz-A bisa digunakan oleh operator, maka Biz-A harus bisa:
Biz-A MES juga bisa mengadopsi berbagai macam metode produksi
Tidak semua metode produksi cocok untuk semua pabrik. Masing-masing metode ada kelebihan dan kekurangannya. Biz-A bisa digunakan untuk berbagai macam kondisi pabrik seperti berikut ini.
Untuk pabrik yang menerapkan lean system, maka sistem kanban akan cocok.
Biz-A MES bisa diterapkan dengan menggunakan Kanban System agar stock level bisa terjaga secara optimal. Tidak terlalu banyak sehingga dead stock, juga tidak terlalu rendah sehingga mengganggu penjualan/ produksi. Biz-A bisa secara dinamis menghitung buffer stock yang dinamis tergantung dari lead time produksi dan kecepatan konsumsi.
Biz-A MES dapat juga diterapkan di pabrik yang menganut sistem Make to order, di mana produksi dipicu oleh order yang masuk dan custom. Biz-A bisa juga digunakan untuk sistem produksi Make to stock di mana produksi bertujuan untuk menjaga ketersediaan stock. Biasanya untuk yang make to stock bisa dikombinasikan dengan kanban system. Biz-A bisa juga digunakan untuk kombinasi keduanya.
Biz-A juga bisa digunakan untuk scheduling sistem push (order yang masuk akan menentukan jadwal produksi), atau sistem pull (jadwal delivery akan dihitung mundur untuk menentukan jadwal produksi).
Success story Biz-A MES
Sebuah pabrik mobil asal Jerman, menggunakan BIZ-A Manufacturing Execution System untuk bisnis proses lini produksinya.
Di semua station yang berjumlah 42 titik dipasang sebuah layar yang akan menampilkan target waktu produksi. Warna layar akan berubah sesuai dengan sisa waktu. Status monitor ini akan terhubung ke monitor besar di ruang Kepala Produksi. Jika ada trouble di salah satu station maka akan langsung terdeteksi di layar untuk dilakukan tindakan penanganan segera.
Setelah menggunakan BIZ-A Manufacturing Execution System, monitoring target produksi lebih efisien dan realtime sehingga proses pengiriman unit on time sesuai schedule.


Salah satu produsen dan supplier Trafo PLN dengan merk Starlite, menggunakan BIZ-A Manufacturing Execution System mulai dari SPK PPIC, Gudang, Kepala Regu, Produksi dan terintegrasi dengan bagian Accounting-nya.
Order langsung tercatat otomatis, progress produksi bisa dipantau real-time, bahkan kepala regu bisa mengontrol jalannya produksi dari dashboard. Sekarang, mereka bisa memastikan pesanan pelanggan tepat waktu dan sesuai dengan order yang diminta.
Frequently Asked Questions
Pemahaman Dasar
Implementasi & Teknologi
Fungsi dan Fitur
Biz-A MES

Hubungi Kami
Untuk informasi lebih lanjut atau konsultasi untuk membahas bagaimana Biz-A MES bisa membantu pabrik Anda, silakan hubungi kami.

